-->
Motivasi Menulis

Hasil Copa America 2019: Tampil Dengan 10 Pemain, Brasil Keluar Sebagai Juara


Gelaran Copa America 2019 telah berakhir dengan Tuan Rumah Brasil keluar sebagai juaranya. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Maracana, Senin dini hari, Tim Samba berhasil menaklukan Peru dengan skor akhir 3-1.
Ketiga Gol Brasil diciptakan oleh Everton pada menit 15, Gabriel Jesus (45+3) dan penalti Richarlison di menit ke-90. Sementara Peru hanya mampu membalas satu gol melalui titik putih oleh Paolo Guerrero di menit 41.
Sayangnya kemenangan Brasil kali ini sedikit tercoreng karena kartu merah yang diterima Gabriel Jesus di menit 70. Namun keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan oleh Peru. Walaupun kalah, Peru perlu sedikit berbangga karena menjadi Tim pertama yang mampu menjebol gawang Alisson.
Gelar Copa America 2019 menjadi gelar ke sembilan bagi timnas brasil di ajang ini. Tim yang paling banyak memenangi Copa America adalah Uruguay dengan 15 gelar disusul Argentina dengan 14 gelar.

Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman: Marquez tercepat, Rossi Terlempar



Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez berhasil merebut pole position setelah jadi yang tecepat dalam babak kualifikasi MotoGP Jerman 2019, Sabtu (6/7/2019). Marc Marques mencatat waktu tercepat yakni 1 menit 20,195 detik.
Pembalap dengan julukan The Baby Alien ini unggul dari pesaing terdekat yaitu Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha yang harus puas memulai balapan dari posisi kedua. Posisi ketiga diisi oleh Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha.
Sementara itu melengkapi lima posisi terdepan ditempati pembalap asal Suzuki Ecstar yakni Alex Rins dan pembalap asal Pramac Racing yakni Jack Milner, berurutan ada diposisi empat dan lima.
Adapun pembalap Yamah lainnya yaitu Valentino Rossi yang tampil kurang memuaskan harus terlempar dari posisi 10 besar. Rossi harus memulai balapan dari posisi 11, setelah dalam sesi kualifikasi hanya mencatatkan waktu 1 menit 21,137 detik.

Jadwal Final Copa America 2019, Kejutan Selanjutnya The Giant Killer?



Gelaran Copa America 2019 mendekati Puncaknya. Tuan Rumah Brasil berhasil masuk Final setelah menumbangkan kandidat kuat lainnya yaitu Argentina dengan dua gol tanpa balas. Gol dari Gabriel Jesus dan Firmino mengubur impian Lionel Messi dkk untuk meraih gelar juara.
Namun ambisi Tim Selecao akan dihadang oleh tim kuda hitam Peru. Peru berhasil masuk final setelah menumbangkan unggulan lainnya yaitu Uruguay dengan skor 3-0. Hal ini cukup mengejutkan mengingat Peru tidak diunggulkan sebelumnya.
Kejutan dari Peru kembali ditunggu saat laga final mereka akan menghadapi sang tuan Rumah. Perlu diingat kembali bahwa pada fase grup kedua tim pernah berhadapan dimana saat itu Brasil unggul telak atas Peru dengan skor 5-0.
Namun Peru memiliki keunggulan yaitu mereka bisa tampil tanpa beban mengingat status mereka yang tidak diunggulkan, sedangkan brasil memiliki motivasi tinggi untuk juara di kandang mereka sendiri. Pertahanan solid Brasil selama turnamen menjadi kunci mereka bisa menembus babak final.
Menarik dinanti siapa yang akan keluar sebagai juara pada Turnamen Copa America 2019. Namun sebelum partai final berlangsung, terlebih dahulu akan bertanding perebutan tempat ketiga antara Argentina vs Uruguay, setidaknya peringkat ketiga bisa jadi pengobat luka antara Messi atau Suares.


Berikut adalah jadwal Final dan Perebutan Tempat Ketiga Copa America 2019:

Perebutan tempat ketiga:
Minggu, 7 Juli 2019
Argentina VS Uruguay
Corinthias Arena, Kick Off jam 02.00 WIB

Final:
Senin, 8 Juli 2019
Brasil VS Peru
Estadio Do Maracana, Kick Off jam 03.00 WIB
Kapten Blunder, Perjalanan U3 di Piala Dekan Kandas

Kapten Blunder, Perjalanan U3 di Piala Dekan Kandas


                UNNES – Perjalanan tim Undal Undul United (U3) dalam usahanya merebut Piala Dekan 2013 harus terhenti di babak perempat final dari tangan tim PAP A 2010. Pertandingan yang dilangsungkan Minggu, 19 Mei 2013 jam 09.15 WIB, bertempat dilapangan Fakultas Ilmu Sosial berakhir dengan skor  1-4 untuk kemenangan PAP A 2010.
                Jalannya pertandingan sendiri sebenarnya berlangsung menarik. Namun kondisi lapangan yang becek dan licin membuat permainan sedikit terganggu. U3 yang biasanya memainkan pola permainan dari kaki ke kaki tak mampu dijalankan secara maksimal dengan kondisi lapangan yang kurang menguntungkan. Sementara itu tim PAP A 2010 berhasil memainkan strateginya dengan lebih banyak bermain di sisi sayap.
                Tim U3 sendiri sempat membuka asa setelah mampu memimpin lebih dulu melalui gol Akbar Susanto (17) memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Badrul Asroi. Gol tersebut sempat membungkam pendukung PAP A 2010 yang memadati sisi timur lapangan. Namun gol tersebut juga membuat pemain PAP A 2010 semakin intens dalam melakukan serangan. Terbukti 5 menit kemudian PAP A 2010 berhasil menyamakan kedudukan melalui gol pemain bernomor punggung 78.
                Setelah gol tersebut, PAP A 2010 terlihat lebih menguasai pertandingan. Apalagi setelah pemain bernomor punggung 8 dimasukkan. Gawang U3 beberapa kali mendapat ancaman, namun solidnya pertahanan ditambah penampilan luar biasa dari penjaga gawang Danu membuat babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
              
Preview Pertandingan Undal Undul United VS PAP A 2010

Preview Pertandingan Undal Undul United VS PAP A 2010


UNNES- Pagelaran Dekan Cup 2013 dalam rangka memeriahkan Dinamika Ekonomi Terpadu ke 7 yang juga merupakan ulang tahun Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang telah memasuki babak permpat final. Turnamen ini sendiri dilaksanakan mulai tanggal 17 Mei hingga 21 Mei 2013.
Dalam laga perempat final nanti, ada satu pertandingan yang cukup menyita banyak perhatian. Dimana pertandingan tersebut akan mempertemukan tim Undal Undul United (U3) dengan PAP A 2010. Laga ini sendiri akan dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Mei 2013, di lapangan Fakultas Ilmu Sosial.
Pertandingan kali ini merupakan pertandingan yang sarat emosional. Terutama antara kapten dari tim U3, Yudha (19 tahun) dengan manajer PAP A 2010. Memang dari kedua orang ini belum ada kedekatan secara emosi, namun ketertarikan dari kapten U3 yang telah ia pendam semenjak semester 1 dengan manajer PAP A 2010, membuat laga kali ini akan terasa special.
Patut dilihat nantinya apakah sang kapten akan bertindak secara professional untuk memenangkan pertandingan nanti dan mengesampingkan masalah hati. Yudha sendiri dalam konferensi pers menyatakan bahwa dia akan tampil maksimal dalam pertandingan tersebut.
“sebagai seorang pesepak bola professional tentunya saya akan bermain maksimal untuk memenangkan pertandingan tersebut”, ucap sang kapten.
Kedua tim sendiri belum pernah bertemu baik dalam ajang persahabatan maupun kompetisi resmi. Sehingga kedua tim masih meraba-raba calon lawannya nanti. Sementara itu hasil pertandingan di babak perdelapan final dimana tim U3 berhasil mengalah kan Olos dengan skor meyakinkan 3-0, gol dari U3 berhasil diciptakan oleh Akbar Susanto, Rizki (Og), dan Chandra Maulana. Sedangkan PAP A 2010 berhasil menjinakkan perlawanan Manajemen A dengan skor tipis 2-1.
Kedua tim diyakini akan tampil ngotot demi mencuri 1 tempat di babak semifinal. Tim PAP A 2010 sendiri memiliki keunggulan yaitu waktu istirahat yang lebih lama, karena mereka bermain di hari jumat, sedangkan U3 baru saja menyelesaikan pertandingannya tadi pagi. U3 pun masih belum bisa diperkuat oleh playmaker andalannya Ilham Masrurun karena sedang membela Tim Futsal Ekonomi di Gorontalo.
Bursa taruhan sendiri menyatakan pertandingan akan berjalan imbang. Patut dinanti strategi apa yang akan dipakai oleh manajer U3, Hendi dalam meredam kekuatan PAP A 2010. 
Back To Top